Yasonna Sebut Berutang Rp 269 Miliar Untuk Hidupi Narapidana

Jumat, 18 Agustus 2017
img

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Hamonangan Laoly mengungkapkan mereka harus berutang untuk membiayai kehidupan sehari-hari para narapidana.

Yasonna mengungkapkan pihaknya harus memberi makan narapidana dan tahanan yang berjumlah 226.143. Adapun uang makan para narapidana dan tahanan dihitung untuk setiap kali makan adalah Rp 15.000.

"Itu belum memenuhi. Kita masih ngutang Rp 269 miliar. Jadi setiap tahun itu kita selalu ngutang," kata Yasonna di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Anak Wanita Tangerang, Banten, Kamis (17/8/2017).

Utang tersebut disebabkan pihaknya tidak bisa memprediksi postur dari anggaran APBN karena jumlah narapidana yang selalu bertambah. Pria asal Tapanuli Tengah itu mengatakan jumlah narapidana yang dijebloskan dengan yang keluar tidak sebanding.

"Nah bisa dibayangkan di samping tidak ada tempat lagi," kata dia.

Lantas bagaimana cara Kementerian Hukum dan HAM itu membayar utangnya? Jawabannya tentu saja negara. Jadi utang tahun ini dibayar tahun depan.

"Kita minta negara lah. Tahun ini dapat. Jadi gini, misal anggaran tahun lalu Rp 200 ribu untuk 200 ribu, ternyata sudah 226 ribu. ya kan itu harus dikasih makan itu. Mana bisa nggak. Utang itulah yang akhirnya over terus. Tapi, harus kita bayar," kata politikus PDI Perjuangan itu.

Yasonna mengatakan melalui pemberian remisi kemerdekaan HUT RI ke-72 kepada 92.816 warga binaan mampu menghemat Rp 102.507.363.000.

Komentar Pembaca