Ngeri, Peserta Lomba Balap Karung ini Ambruk Bersimbah Darah

Jumat, 18 Agustus 2017
img

Suasana kegembiraan merayakan HUT Proklamasi Kemerdekaan ke 72 RI di Barito Timur, Kalteng, jadi peristiwa berdarah mengerikan.

Sahrian (36), yang tengah ikut lomba balap karung, Rabu (16/8/2017) sekitar pukul 16.00 WIB, mendadak roboh bersimbah darah.

Warga Desa Hayaping, Kecamatan Awang, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah ini rupanya ditusuk dari belakang.

Peristiwa ini terjadi di lapangan bola voli RT 06 Desa Hayaping.

Pelaku penusukan adalah JN (27).

Suasana pun menjadi gaduh warga yang sedang ramai-ramainya mengikuti kegiatan tahunan peringatan HUT Kemerdekaan 17 Agustus 1945  tersebut langsung kocar kacir dan berhamburan.

Pria yang selama ini dikenal warga setempat ramah tersebut mengehembuskan nafas terakhir di tempat.

Ia sempat roboh bersimbah darah di hadapan ratusan warga yang menghadiri acara tersebut.

Belum diketahui persis penyebab penusukan tersebut, namun Kapolres Bartim AKBP Raden Petit Wijaya SIK mngatakan masih mendalami kasusnya.

"Memang ada pembunuhan dan pelaku sudah diamankan. Kini diperiksa oleh penyidik. Demikian pula dengan saksi-saksi," katanya.

Dari keterangan warga setempat, sebelum terjadi penusukan itu, Sahrian dan JN sempat berbicara namun tidak diketahui materinya.

Kemudian JN pulang ke rumah dan kembali mendatangi Sahriandari posisi belakang dan tiba-tiba menusukkan pisau ke arah Sahrian.

Sahrian mengalami tusukan dipunggung kiri dan langsung berupaya menyelamatkan diri namun langsung roboh tergeletak.  

Korban sempat dilarikan  ke RSUD Tamiang Layang. Namun ternyata sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Luka tusukan itu diduga sangat dalam hingga mengenai organ vital dan membuat korban kehabisan darah. Pelaku sempat lari dari lokasi kejadian namun akhirnya menyerahkan diri ke aparat kepolisian setempat. (Fathurahman)

Komentar Pembaca