Tim Peneliti dari Universitas Budi Luhur Lakukan Kunjungan ke Kantor PBB di Jenewa

Jumat, 18 Agustus 2017
img

Dalam rangka kerjasama penelitian antara Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) Universitas Budi Luhur dengan Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan (BPPK) Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, pada bulan Juli 2017 Tim Peneliti dari Universitas Budi Luhur mengadakan kunjungan ke Kantor PBB di Jenewa.

Tim peneliti terdiri dari 3 (tiga) dosen Universitas Budi Luhurantara lain Denik Iswardani Witarti, Ph.D.,
Anggun Puspitasari, M.Si., dan Arin Fithriana, M.Si.,

Kunjungan tersebut dilakukan agar tim peneliti mendapatkan data-data terkait dengan riset yang sedang
berlangsung.

Riset yang dilakukan oleh tim peneliti dari Universitas Budi Luhurdiharapkan dapat menjadi rekomendasi bagi Kementerian Luar Negeri terkait dengan keputusan pengambilan kebijakan pada Posisi Indonesia Pasca Pemberlakuan ATT (Arms Trade Treaty).

Dalam kunjungannya ke kantor PBB di Jenewa, tim peneliti diterima dengan baik oleh Mr. Himayu
Shiotani yang merupakan Ketua Program pada The United Nations Institute for Disarmament Research
(UNIDIR). Mr. Himayu memberikan penjelasan mengenai dinamika perkembangan rezim persenjataan
yaitu ATT (Arms Trade Treaty) yang sedang diteliti oleh tim UBL.

Selain kunjungan wawancara di UNIDIR, tim peneliti juga melakukan kunjungan ke VCDNP (Vienna
Centre for Disarmament and Non-Proliferation) di Wina, Austria.

Pada kunjungan tersebut, tim peneliti bertemu dengan Laura Rockwood yang merupakan Direktur Eksekutif dari VCDNP.

Selain mendapatkan data tambahan mengenai rezim senjata internasional, tim juga mendapatkan kesempatan untuk mendiskusikan mengenai kemungkinan kerjasama antara UBL dan VCDNP terkait dengan pengiriman dosen UBL ke Wina untuk mendapatkan kursus singkat mengenai rezim non proliferasi senjata nuklir.

Komentar Pembaca