Puluhan Sekolah di Jakarta Ikut Kompetisi Bank Sampah dan Teknologi Daur Ulang Sampah

Jumat, 18 Agustus 2017
img

Puluhan sekolah di Jakarta mengikuti kompetisi bank sampah dan teknologi pengelolaan sampah tepat guna, yang pertama kalinya diselenggarakan di Indonesia untuk tingkat SD, SMP dan SMA di Provinsi DKI Jakarta.

Kegiatan yang dilaksanakan melalui kerja sama antara Aqua, Yayasan Pelangi dan Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pendidikan DKI Jakarta ini untuk mensosialisasikan kegiatan reduce, reuse, dan recycle (3R) sampah sejak dari sumbernya.

Selain itu, kompetisi ini untuk menggali potensi siswa SMA dalam menciptakan inovasi teknologi tepat guna daur ulang sampah.

Direktur Pembangunan Berkelanjutan Aqua, Karyanto Wibowo mengatakan, lewat kompetisi ini siswa didorong untuk aktif terlibat dalam kegiatan pengelolaan sampah baik di sekolah maupun di lingkungan rumah.

"Kompetisi ini juga sebagai bentuk motivasi agar para siswa semakin terpacu dalam melakukan kegiatan pengelolaan sampah. Kami juga harapkan mereka dapat menginspirasi lingkungannya untuk melakukan hal yang sama," kata Karyanto di Jakarta, Rabu (14/6/2017).

Karyanto menjelaskan, kompetisi ini dibagi menjadi dua, yaitu bank sampah dan teknologi pengelolaan sampah tepat guna.

Menurutnya, bank sampah memainkan peran penting karena bisa memfasilitasi sekolah untuk secara mandiri mengelola sampah di lingkungannya. Oleh sebab itu, penting untuk mengapresiasi bank sampah yang secara berkesinambungan telah mengelola sampah di lingkungan sekolah.

"Ini sebagai bentuk motivasi agar semakin terpacu dalam melakukan kegiatan pengelolaan sampah," katanya.

Dirinya juga menambahkan bahwa proses pengelolaan sampah yaitu 3R dapat didukung dengan teknologi praktis dan tepat guna.

"Teknologi praktis dan tepat guna yang dapat diaplikasikan di sumber sampah sangat dibutuhkan untuk mendukung program 3R ini," ujar Karyanto.

Komentar Pembaca