Abraham Samad Ditawari Cawapres, Benarkah?

Sabtu, 17 Maret 2018
img

Jakarta - Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPKAbraham Samadmengaku mendapat tawaran untuk menjadi calon wakil presiden (Cawapres) dalam kontestasi Pilpres 2019.

"Ada beberapa partai politik yang pernah mengontak," kata Samad, ketika ditanya soal tawaran Cawapres dari parpol, di Kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (17/3).

Meski demikian, Samad enggan menjelaskan lebih rinci terkait parpol yang menawarkan sebagai Cawapres pada Pilpres 2019 nanti. Ia mengaku, masih ragu dengan tawaran tersebut.

"Ada beberapa, tapi kan tidak perlu disampaikan, yang jelas saya bukan orang partai. Bukan orang yang punya duit, apa partai-partai itu tetap mau terus melanjutkan mencalonkan saya? Itu jadi pertanyaan," tegasnya.

Namun, Samad mengaku siap jika diberi amanah dan kepercayaan oleh masyarakat melalui parpol pada Pilpres 2019. "Apapun  masyarakat memberikan amanah kita, maka itu menjadi kewajiban konstitusional," terangnya.

Samad menegaskan, setiap warga negara memiliki kewajiban untuk menjalankan konstitusionalnya. Dimana, setiap warga negara tidak bisa menolak jika diberikan kepercayaan oleh masyarakat.

"Apa yang disebut kewajiban konstitusional ketika masyarakat memberikan amanah ketika anda diberi amanah menjadi ketua KPK anda tidak bisa menolaknya, dan itu kewajiban konstitusional," terangnya. jrs

 

Komentar Pembaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Juli 2018

Cak Imin Warning Jokowi?

  • 3 Hari lalu
Sabtu, 14 Juli 2018

Sektor Pertanian Dianggap Rawan Korupsi

  • 3 Hari lalu
Jumat, 13 Juli 2018

10 Negara Siap Ikuti Konferensi di UNIDA Gontor

  • 3 Hari lalu
Selasa, 10 Juli 2018

BCA Luncurkan Seragam Motif Tenun Ikat

  • 7 Hari lalu