5 Kesalahan Seks Saat Memasuki Usia 30-an

Rabu, 4 April 2018
img

Jakarta - Banyak wanita berusia 30-an mengatakan bahwa mereka merasa lebih seksi dan lebih terhubung dengan tubuh mereka daripada yang mereka lakukan di usia 20-an.

Menurut sejumlah penelitian menunjukkan bahwa wanita mencapai puncak seksual mereka sekitar usia 30-an. Berbahagialah Anda. Berikut 5 kesalahan yang kerap Anda alami terkait seks di usia 30 tahun menurut para terapis seks:

1. Malas Menjalani Pemanasan

Psikolog dan ahli terapi seks di Los Angeles, Shannon Chavez mengatakan setiap orang melakukan rutinitas hubungan seksual dengan terburu-buru membuka baju, melompati sentuhan sensual dan ciuman penuh gairah tapi langsung menuju ke sumber utama orgasme. 

Malas eksplorasi dan berkreativitas berdampak pada motivasi seksual Anda. "Kuatkan pada kualitas seks bukan kuantitas yang melupakan sentuhan personal," ujarnya

2. Cuek Ketika Anda Tidak merasakan Keinginan

Stephen Snyder, seorang terapis seks dari New York City dan pengarang Love Worth Making mengatakan keinginan dapat datang dan pergi dalam hubungan berkomitmen, termasuk soal seks.  

Jadi penting untuk tidak panik ketika Anda sedang tidak merasakannya. Kadang-kadang, hanya melakukan hubungan seks secara teratur saja sudah cukup untuk membawa kembali hasrat," ucapnya."

3. Malas Berhubungan Seks Saat Punya Bayi

Tentu saja bayi dan anak-anak membutuhkan banyak perhatian Anda baik siang dan malam sehingga membuat Anda lelah. Meskipun begitu, jika Anda dan pasangan Anda belum berhubungan seks akhir-akhir ini dan tampaknya lebih baik untuk tidur lebih awal daripada melakukannya. Mulailah dari Anda lebih dulu untuk mengajak pasnagan Anda.  

Menurut Laurel Steinberg, Psikoterapis dan asisten profesor seksologi di American Academy of Clinical Sexologists, Anda harus tetap fokus pada kebutuhan satu sama lain. "Hal ini akan membatasi kebutuhan bagi Anda untuk mencari kesenangan seksual di tempat lain," tegasnya.

4. Berhubungan Seks Terlalu Serius

Seks adalah bagian serius dari kesehatan dan kebahagiaan secara keseluruhan, tetapi Anda tidak harus serius sampai tidak diselingi dengan bermain dan bersenang-senang. Jika Anda tidak bersenang-senang dan terlalu serius akan membuat Anda mudah mengritik diri sendiri atau pasangan Anda. 

Mulailah terbuka untuk berbagai jenis dan gaya seks agar tidak menjadi perfeksionis. Wujudkan-lah fantasi seksual yang selama ini hanya ada di pikiran Anda, komunikaskan dengan baik pada pasangan apa yang Anda mau.  

5. Tidak Fokus pada klitoris

Angela Skurtu, ahli terapi seks mengatakan masih banyak wanita percaya bahwa mereka perlu mendapatkan orgasme melalui penetrasi. Namun, kenyataannya, 97 persen wanita membutuhkan beberapa jenis rangsangan klitoris  daripada langsung mencapai orgasme. 

Cara terbaik untuk belajar orgasme adalah dengan masturbasi dan menjelajahi tubuh Anda sendiri. Setelah Anda menemukan kemampuan Anda sendiri untuk menikmati seks, maka Anda akan dapat mengkomunikasikannya kepada pasangan Anda. 

"Perlu diingat, sangat baik bagi pasangan untuk orgasme pada waktu yang berbeda. Pasangan Anda mungkin orgasme pertama, kemudian fokus pada orgasme Anda sendiri dengan meraba atau seks oral," tambah Angela.Jrs

Komentar Pembaca